<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>stimulasi &#8211; HomeSchooling Sekolahku &#8211; HomeSchooling Terbaik di Depok, Jawa Barat &#8211; Indonesia</title>
	<atom:link href="https://sekolahku.sch.id/tag/stimulasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sekolahku.sch.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Dec 2021 05:30:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://sekolahku.sch.id/wp-content/uploads/2024/08/cropped-sekolahku-favicon-32x32.png</url>
	<title>stimulasi &#8211; HomeSchooling Sekolahku &#8211; HomeSchooling Terbaik di Depok, Jawa Barat &#8211; Indonesia</title>
	<link>https://sekolahku.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Aktivitas Stimulasi Kemampuan Komunikasi Anak</title>
		<link>https://sekolahku.sch.id/2021/12/07/5-aktivitas-stimulasi-kemampuan-komunikasi-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[HSSekolahku]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2021 05:30:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[belajar anak]]></category>
		<category><![CDATA[games]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi anak]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi anak]]></category>
		<category><![CDATA[stimulasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sekolahku.sch.id/?p=714</guid>

					<description><![CDATA[Penyusun : Lidya Fitriani, S.Psi Kemampuan berkomunikasi memiliki peran yang cukup penting pada perkembangan anak. Orangtua, keluarga, serta guru diharapkan mampu menstimulasi kemampuan komunikasi pada anak sejak usia dini. Terlebih di era serba digital saat ini, dimana anak sudah mengenal ataupun terpapar dengan gawai, apabila tidak dapat dikontrol penggunaannya, dapat membuat anak kesulitan untuk memperoleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.agrowingunderstanding.com.au/wp-content/uploads/2018/07/AGU-Behaviour-Communication.jpg" alt="Behaviour as Communication - A Growing Understanding"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Penyusun : Lidya Fitriani, S.Psi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan berkomunikasi memiliki peran yang cukup penting pada perkembangan anak. Orangtua, keluarga, serta guru diharapkan mampu menstimulasi kemampuan komunikasi pada anak sejak usia dini. Terlebih di era serba digital saat ini, dimana anak sudah mengenal ataupun terpapar dengan gawai, apabila tidak dapat dikontrol penggunaannya, dapat membuat anak kesulitan untuk memperoleh stimulasi berkomunikasi secara dua arah ataupun lebih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada artikel kali ini, terdapat berbagai aktivitas yang menyenangkan untuk ayah dan bunda lakukan untuk menstimulasi kemampuan komunikasi anak. Berikut kegiatan atau permainan yang dapat ayah dan bunda lakukan di rumah:</p>



<p class="wp-block-paragraph">1. Menebak Gambar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ayah dan bunda dapat mempersiapkan terlebih dahulu berbagai gambar yang kemudian digunting-gunting menjadi kartu-kartu kecil. Pemain dapat mengambil kartu secara bergantian dan diminta untuk menyebutkan ciri-ciri dari gambar pada kartu tersebut. Lawan main diminta untuk menebak gambar yang ada di kartu tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2. Gambar <em>Storytelling</em><em></em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak-anak cukup senang untuk mendengarkan cerita. Kini saatnya meminta mereka untuk membuat cerita sendiri menggunakan gambar. Biarkan anak menginterpretasi gambar yang ia lihat dan menceritakannya dengan lantang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">3. Role Play</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bermain peran juga dapat mengasah kemampuan komunikasi anak. Salah satu permainan favorit anak adalah permainan jual beli. Ayah dan Bunda dapat menyiapkan barang-barang dagangan serta uang mainan yang membuat permainan menjadi lebih seru. Selain kemampuan komunikasi, anak juga bisa sambil belajar tentang uang maupun matematika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">4. Bingo</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bermain bingo juga dapat menstimulasi anak untuk berkomunikasi. Ayah dan Bunda dapat menyiapkan bingo yang berisikan gambar pada 25 kotak. Cara bermainnya adalah dengan secara bergantian menyebutkan benda yang ingin disilang. Apabila benda yang disilang sudah satu kolom maupun satu baris, maka dapat dikatakan Bingo! yang lebih dulu memperoleh 5 bingo ialah pemenangnya. Ketika anak memilih gambar yang akan disilang, ia akan terdorong untuk menyebutkan ciri-ciri dari gambar tersebut yang dapat mendorong mereka untuk berkomunikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">5. <em>Barrier Games</em><em></em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Cara bermain pada games ini yaitu dengan meminta lawan main untuk mengikuti apa yang pemain gambar ataupun tempel pada selembar kertas dengan meletakkan pembatas di tengah-tengah sebagai penutup. Sehingga para pemain tidak bisa melihat apapun yang pemain lain kerjakan. &nbsp;Anak dapat diminta untuk menjelaskan dan ayah ataupun bunda dapat mengikuti apa yang dikatakan oleh anak, begitupun sebaliknya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
